Minggu, 24 Januari 2016

Karoho jalmo titho ( suatu ketika kehidupan manusia ) // by purwodhoho kediri



Karoho jalmo titho ( suatu ketika kehidupan manusia )
==========================================

 
- wewangkah ngupadi banyu pususan ( berlomba lomba mencari sumber kehidupan / sumber makanan )

- Tan kiniro jalmo mangesthi suci ( tidak dapat diperkirakan hanya dengan bersihnya pemikiran )

- Pangewah lelaku mowo luhdiro ( berjalan dengan segala pengorbanan / tenaga, hingga darah ( nyawa )

- wis dadi pakertining jaman ( adalah sudah menjadi pengetahuan / tanda tandanya jaman )

- Petruk dadi ratu ( Rakyat ( seorang pemimpin utama yang berasal dari Rakyat biasa )

- Gareng dadi Rekso panguporoko wangkan ( Seorang / banyak dari rakyat kecil akan menciptakan karya2 yang Agung )

- Bagong dadi jogo kendil ( seorang / banyak orang dari rakyat kecil akan memunculkan kemakmuran ( elemen kemakmuran )

- Semar Ngecowantah bumi Nuswantoro ( ada beberapa orang dari rakyat kecil yang menjadi guru besar / panutan untuk memberikan contoh , nasihat, perlindungan spriritual, dll atas kelayakan hidup rakyat Nuswantoro dengan cara yang memartabatkan manusia / nguwongke uwong



- Ora selak ora sumanak ( tidak dapat dipungkiri dan juga tidak bisa direkayasa )

- Butho cakil awujut jalmo ( Raksasa kejahatan yang berwujut manusia )

- Ora trimo kanthi legowo ( tidak bisa menerima keadaan dengan lapang dada )

- Cuowo Banyu pususan wis ngremboko ( ketika sumber sumber kemakmuran / kehidupan ( pangan ) sudah mulai meluas )

- Giwar wewoyo Butho cakil sukiyo ( tumpah ruwah. dan tak bisa lagi dimonopoli
oleh Butho cakil ( raksasa kejahatan yang berupa manusia / konglomerat jahat )


- Jagat winurat sesambat ( dunia mereka ( para butho cakil ) menjadi resah gelisah - saling menyalahkan )

- woyo sudro jemareng sanding tahto ( mereka ( butho cakil ) berpura pura menjadi pro dengan rakyat, seolah menyembunyikan kebusukan diri )




== Rahayu 3 x ==

- bersambung ...........